Sosialisasi dan imbauan dinilai belum cukup untuk membuat warga disiplin menjalankan protokol kesehatan. Bupati Ngawi Budi Sulistyono berencana mengeluarkan peraturan yang mengatur sanksi bagi warga Ngawi yang mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Kanang, di masa new normal warga sudah diperbolehkan beraktivitas. Tetapi kesadaran menjalankan protokol kesehatan dinilai masih kurang. Terbukti angka positif Covid-19 di Ngawi masih terus bertambah.

Oleh karena itu, dipimpin oleh Bupati Ngawi, didampingi oleh kapolres dan Dandim, melakukan jalan-jalan di alun-alun Ngawi untuk memastikan dan mengecek masyarakat untuk mematuhi protocol Kesehatan.

Saat ini masih dalam tahap PerBup nomor 15 tahun 2020, tentang pedoman New Normal, dikeluarkan sejak 1 Juli 2020 lalu. Kedepan akan ada sanksi bagi masyarakat yang melanggar, yakni saksi administrative. Adapun sanksi-sanksi ini disebutkan dalam pasal 11 PerBup nomor 15 tahun 2020 berupa teguran lisan maupun penyitaan e KTP (Kartu Tanda Penduduk) selama 14 hari, dan sanksi lain yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di era New Normal. Sanksi ini juga berlaku bagi pemilik usaha/toko.

Sumber : http://kampoengngawi.com/