Memang tidak bisa dipungkiri lagi, Desa merupakan satu kesatuan wilayah yang yang kaya akan tradisi dan adatnya. Sebagai desa yang kaya akan budaya tradisional, Desa Bringin memiliki tradisi yang hingga kini masih terjaga yaitu Upacara Adat Labuhan.

Labuhan adalah salah satu upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Bringin. Upacara adat ini bertujuan untuk memohonkan keselamatan Kepada sang Pencipta serta bentuk rasa syukur.Upacara adat labuhan diadakan ketika hujan mulai turun, atau biasa kita kenal pergantian antara musim kemarau ke musim penghujanSedangkan lokasi yang dijadikan tempat untuk diselenggarakannya Upacara Labuhan adalah di “Lumpang Khenteng” atau batu yang seperti lumpang.

Desa Bringin melaksanakan acara Labuhan dengan seluruh elemen masyarakat pada Hari Jum’at, 27 November 2020. Dalam prosesinya, tidak banyak perlengkapan yang perlu disiapkan, hanya ambeng dan binat. Diawali dengan membawa ambeng labuhan ke Lumpang Khenteng yang dikumpulkan di depan Perangkat Desa atau pemangku wilayah, kemudian dilakukan tanduk/doa bersama labuhan yang dipimpin oleh Modin. . Masyarakat Desa Bringin meyakini bahwa dengan upacara labuhan akan tercipta ketenteraman, kesejahteraan dan keselamatan. Semoga tradisi dan adat istiadat yang mencerminkan pribadi masyarakat ini dapat tetap terjaga kelestarianya.