Tahun Baru, Wajah Baru Kantor Desa Bringin

Tahun Baru, Wajah Baru Kantor Desa Bringin

Bringin.ngawikab.id, Ada wajah baru di Kantor Desa Bringin, yakni Pemasangan neon box di depan balai desa Bringin Kecamatan Bringin. Proses pemasangan berlangsung hari ini. (11/2)

Proses Pemasangan Neon Box

Dengan adanya neon box balai desa Bringin dari kejauhan sudah terlihat. Apalagi akan terlihat cantik kalau malam hari. Yang terpasang di neon box Adalah nama- nama kelembagaan. Antara lain BPD, LPMD, PKK, BABINSA, BABINKAMTIMAS, LINMAS, POLINDES, KARANG TARUNA, BUMDES ” SUKA JAYA ”. Dengan demikian warga juga akan mengenal lembaga yang ada di desa.
Pemasangan neon box ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2021 yang menghabiskan dana 14 juta rupiah.

Wujud Transparansi Pemerintah Desa Bringin

Wujud Transparansi Pemerintah Desa Bringin

Bringin.ngawikab.id, Desa Bringin kembali unjuk sikap, sebagai implementasi Undang – undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa, salah satunya adalah rutin memasang Baliho Infografis APBDes. Infografis tersebut sebagai sarana memberikan informasi kepada masyarakat tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

Memenuhi hal tersebut, Pemerintah Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi kali ini memasang Baliho Transparansi APBDes. Dengan demikian untuk anggaran tahun 2020 dipasang Baliho transparansi APDEs ditempatkan di depan kantor desa serta di setiap Dusun sehingga masyarakat bisa melihat penggunaan anggaran tahun 2020.

Sesuai semangat keterbukaan dan transparansi pemerintah, desa wajib menyampaikan sosialisasi setiap kegiatan kepada masyarakat, salah satunya dalam hal pembangunan yang tertuang didalam dokumen APBDES di setiap tahunnya yang disampaikan kepada masyarakat secara terbuka.

Kendati demikian, sarana sosialisasi atau keterbukaan informasi tersebut bisa juga dilaksanakan dalam berbagai bentuk, misalnya pertemuan masyarakat (Musdus), rapat lembaga desa, musdes dan juga di era milenial sekarang ini juga bisa dilaksanakan dengan media sosial.

“Berkaitan dengan hal tersebut maka kami melaksanakan sosialisasi dengan berbagai cara salah satunya menggunankan media Baner/baliho APBDes.” Ungkap Kepala Desa Bringin, Puji Rahayu. (08/02/2019).

Kades menambahkan, “Dengan adanya baliho ini diharapkan adanya peran serta masyarakat didalam ikut serta melaksanakan dan mengawasi jalanya pelaksanaan APBDES.”

Sinergitas Perangkat Desa Bringin dengan BPD Untuk Memajukan Desa

Sinergitas Perangkat Desa Bringin dengan BPD Untuk Memajukan Desa

Bringin.Ngawikab.Id – Pemerintah Desa Bringin, Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Jawa Timur pada hari ini Selasa tanggal 12 Januari 2021 sekira pukul 10.00 Wib sampai selesai, melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dengan agenda Penetapan Priorita Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Dan Laporan Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2020 bertempat di Balai Desa Bringin Kecamatan Bringin, Ngawi, Jawa Timur.

Dalam acara itu dilaksanakan juga Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Khusus dalam rangka Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa RKPDes Tahun 2021.

Turut hadir dalam acara tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Bringin, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Desa, RT, RW, Pendamping Desa Kemendes PDTT RI, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Desa Bringin. Selasa (12/01/2021)

Realisasi APBDes Desa Bringin Tahun Anggaran 2020 Sudah Terserap 97%

Realisasi APBDes Desa Bringin Tahun Anggaran 2020 Sudah Terserap 97%

Dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 103 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perlu menyusun dan menyampaikan Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDesa Semester I Tahun 2020. Sekarang ini sudah memasuki Semester 2 TA 2020, sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaaan Informasi Publik dan Peraturan Komisi Informasi Pusat No. 1 Tahun 2018 pasal 2 ayat 1(g), Pemerintah Desa WAJIB mengumumkan secara berkala Informasi Publik yang salah satunya adalah Laporan Keuangan Pemerintah Desa.

Laporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Desa Pemerintah Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2020.

Tabel Pendapatan Desa Bringin Tahun 2020

Realisasi Kegiatan Desa Bringin Tahun Anggaran 2020

  1. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

    Realisasi Rp. 929.819.000,00

  2. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

    Realisasi Rp. 796.819.100,00

  3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

    Realisasi Rp. 33.000.000,00

  4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

    Realisasi Rp. 1.000.000

  5. Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat Dan Mendesak Desa

    Realisasi Rp. 205.200.000,00

Total Realisasi Kegiatan APBDes Desa Bringin Tahun Anggaran 2020 : Rp, 1.965.838.100,00

Ayo Ke Posbindu! Skrinning Dini Faktor Resiko Penyakit Anda

Ayo Ke Posbindu! Skrinning Dini Faktor Resiko Penyakit Anda


Senin, 30 November 2020, bertempat di Balai Desa Bringin, diadakan kegiatan POSBINDU. Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular terintegrasi serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu. Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) meliputi merokok, konsumsi minuman beralkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stres, hipertensi, hiperglikemi, hiperkolesterol serta menindak lanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar.Kegiatan Utama Posbindu PTM, Deteksi dini factor risiko dan monitoring serta senam bersama.

Kegiatan Posbindu Berjalan Lancar

Adapun jenis kegiatan Posbindu PTM meliputi :

  1. Melakukan wawancara untuk menggali informasif aktorresiko keturunan dan perilaku;
  2. Melakukan penimbangan dan mengukur lingkar perut, serta Indeks Massa Tubuh termasuk analisa lemak tubuh;
  3. Melakukan pengukuran tekanan darah;
  4. Melakukan pemeriksaan gula darah;
  5. Melakukan pengukuran kadar lemak darah (kolesterol )
  6. Melaksanakan konseling (diet, merokok, stress, aktifitas fisik dan lain-lain) dan penyuluhan kelompok termasuk sarasehan;
  7. Melakukan olah raga/aktifitas fisik bersama dan kegiatan lainnya;
  8. Melakukan rujukan kePuskesmas.
LABUHAN Tradisi Adat Desa Bringin Yang Masih Lestari Hingga Era Industri 4.0

LABUHAN Tradisi Adat Desa Bringin Yang Masih Lestari Hingga Era Industri 4.0

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, Desa merupakan satu kesatuan wilayah yang yang kaya akan tradisi dan adatnya. Sebagai desa yang kaya akan budaya tradisional, Desa Bringin memiliki tradisi yang hingga kini masih terjaga yaitu Upacara Adat Labuhan.

Labuhan adalah salah satu upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Bringin. Upacara adat ini bertujuan untuk memohonkan keselamatan Kepada sang Pencipta serta bentuk rasa syukur.Upacara adat labuhan diadakan ketika hujan mulai turun, atau biasa kita kenal pergantian antara musim kemarau ke musim penghujanSedangkan lokasi yang dijadikan tempat untuk diselenggarakannya Upacara Labuhan adalah di “Lumpang Khenteng” atau batu yang seperti lumpang.

Desa Bringin melaksanakan acara Labuhan dengan seluruh elemen masyarakat pada Hari Jum’at, 27 November 2020. Dalam prosesinya, tidak banyak perlengkapan yang perlu disiapkan, hanya ambeng dan binat. Diawali dengan membawa ambeng labuhan ke Lumpang Khenteng yang dikumpulkan di depan Perangkat Desa atau pemangku wilayah, kemudian dilakukan tanduk/doa bersama labuhan yang dipimpin oleh Modin. . Masyarakat Desa Bringin meyakini bahwa dengan upacara labuhan akan tercipta ketenteraman, kesejahteraan dan keselamatan. Semoga tradisi dan adat istiadat yang mencerminkan pribadi masyarakat ini dapat tetap terjaga kelestarianya.