PROFIL MASYARAKAT

 

Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Bringin bergerak di sektor pertanian. Pertanian tanaman pangan yang ada di Desa Bringin antara lain, padi, jagung, ubi kayu, kacang tanah, serta kedelai. Tanaman padi memiliki luas panen terbesar yaitu 303 Ha dengan produksi mencapai 19.562 Kw. Populasi ternak besar antara lain sapi, kambing, domba, dan kelinci. Sapi dan kambing memiliki populasi terbesar yaitu sama-sama sebanyak 575 ekor. Pada populasi unggas terdapat ayam, itik, dan unggas lainnya. Populasi terbesar yaitu ayam buras sebanyak 4.875 ekor. Pada sektor perdagangan, masyarakat membuka kios/toko, warung makan, warung kopi, serta perdagangan makanan minuman tempat tidak tetap. Usaha industri kecil dan kerajinan rakyat terdapat pengolahan hasil kayu dan hasil hutan lainnya (BPS Ngawi, 2019).

Permasalahan yang sering muncul berkaitan dengan mata pencaharian penduduk adalah tersedianya lapangan pekerjaan yang kurang memadai dengan perkembangan penduduk sebagaimana tertuang dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Ngawi. Hal ini yang perlu diperhatikan dalam pembangunan desa adalah melakukan perluasan kesempatan kerja dengan melakukan penguatan usaha kecil pemberian kredit sebagai modal untuk pengembanganusaha khususnya di bidang perdagangan. Tingkat angka kemiskinan Desa Bringin yang masih tinggi menjadikan Desa Bringin harus bisa mencari peluang lain yang bisa menunjang peningkatan taraf ekonomi bagi masyarakat. Lembaga masyarakat yang ada di Desa Bringin antara lain seperti remaja masjid, karang taruna, jamiiyah yasin, tahlil, PKK Dharmawisata, posyandu, kelompok arisan merupakan aset desa yang bermanfaat untuk dijadikan media penyampaian informasi dalam setiap proses pembangunan desa pada masyarakat.